Katalog › Inbox & Kalender › AI-Powered SMS Appointment Scheduling Bot
inbox-kalender Jadwal belum diuji TwilioAirtableOpenAI
canvas n8n — 24 node
Jalan sendiri menurut jadwal yang lo set. Isinya 24 node: data diambil dari Twilio, terus dilempar ke agen AI yang milih alatnya sendiri, terus hasilnya ditaruh di Airtable. Hasilnya dikirim keluar sendiri — lo tinggal nunggu masuk.
Every 24hrs jalan menurut jadwal Twilio Trigger menunggu SMS/panggilan Twilio Find Follow-Up Candidates membaca/menulis Airtable Check For Command Words bercabang ke beberapa jalur Generate Follow Up Message menjalankan satu prompt ke model User Request STOP membaca/menulis Airtable Get Existing Chat Session membaca/menulis Airtable Update Follow-Up Count and Date membaca/menulis Airtable Send Confirmation mengirim SMS/WhatsApp lewat Twilio Appointment Scheduling Agent1 agen AI yang memilih alat sendiri Send Follow Up Message mengirim SMS/WhatsApp lewat Twilio Create/Update Session membaca/menulis Airtable Send Reply mengirim SMS/WhatsApp lewat Twilio Auto-fixing Output Parser membetulkan jawaban model yang tidak rapi Cancel Booking alat agen: memanggil API Create a Booking alat agen: memanggil API Find Existing Booking alat agen: memanggil API Get Availability alat agen: memanggil API Get Existing Booking alat agen: memanggil API OpenAI Chat Model1 model bahasa OpenAI OpenAI Chat Model2 model bahasa OpenAI OpenAI Chat Model3 model bahasa OpenAI Reschedule Booking alat agen: memanggil API Structured Output Parser memaksa jawaban model jadi JSON rapi
- 01 Unduh JSON-nya di halaman ini, terus di n8n: Workflows → Import from File.
- 02 Isi kredensial yang diminta: Airtable, Cal.com, HTTP — kunci di header, OpenAI dan Twilio. Buka tiap node yang ada tanda seru, pilih kredensial lo di situ.
- 03 Aktifkan workflow-nya, terus uji pemicunya — jalan sendiri menurut jadwal yang lo set.
Workflow ini ngerjain satu hal. Kalau lo mau semua tangkapan — teks, voice note, foto, PDF, link — masuk satu pintu dan nyampe rapi di vault lo, itu Satu Pintu.
Lihat Satu Pintu →